Pengelolaan Manajemen Layanan TI Yang Efektif

manajemen layanan ti

Pengelolaan Manajemen Layanan TI Yang Efektif

Pesatnya perkembangan teknologi mendorong setiap perusahaan untuk beradaptasi dan melakukan perubahan besar khususnya dalam proses bisnis. Dalam hal pemanfaatan teknologi banyak perusahaan telah memulai langkahnya dengan menyesuaikan proses bisnis yang manual menjadi terdigitalisasi. Salah satunya dalam hal pelayanan yang berkonsep layanan TI (Teknologi Informasi). Proses layanan ini dinilai lebih efektif baik dalam hal waktu dan biaya namun tentu saja berisiko lebih tinggi. Sehingga perusahaan membutuhkan sebuah Manajemen Layanan TI yang dapat mendukung proses bisnisnya dengan efektif dan efisien. 

Baca juga : Mengapa ISO 27001 penting bagi keamanan data perusahaan Anda

Kerangka Kerja Layanan TI

Manajemen layanan TI adalah kegiatan dalam merancang, merencanakan, serta mengoperasikan layanan teknologi informasi (TI) dengan tujuan untuk memberikan layanan efektif kepada para pelanggan. Dalam hal ini terdapat kerangka kerja (framework)  yang dapat digunakan untuk mendukung efektifitas pengelolaan layanan TI perusahaan, diantaranya:

      1. Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
      2. Control Objectives for Information and Related Technologies (COBIT)
      3. Software Maintenance Maturity Model
      4. PRM-IT IBM’s Process Reference Model for IT
      5. Application Services Library (ASL)
      6. Business Information Services Library (BISL)
      7. Microsoft Operations Framework (MOF)
      8. eSourcing Capability Model for Service Providers (eSCM-SP) dan eSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dari ITSqc for Sourcing Management.

Baca juga: Menentukan ruang lingkup ISO 27001 dan batasannya

Information Technology Infrastructure Library (ITIL)

Information Technology Infrastructure Library (ITIL) adalah rangkaian praktik yang terperinci untuk aktivitas TI seperti manajemen layanan TI dan manajemen aset TI yang akan berfokus pada penyelarasan layanan TI. ITIL menjelaskan berbagai proses, prosedur, tugas yang dapat diterapkan oleh perusahaan sehingga perusahaan dapat merencanakan, melaksanakan, serta mengukur peningkatan pada pengelolaan layanan TI. Tujuan ITIL adalah untuk memberikan pendekatan sistematis terhadap manajemen layanan TI.

Baca juga: ISO 27001:2013 vs ISO 27001:2022 – Apa saja perbedaannya?

Konsep dasar layanan TI

Berikut sejumlah konsep dasar yang terdapat dalam layanan TI dan harus dipahami oleh perusahaan, diantaranya: 

        1. Fokus kepada pelayanan
          Fokus utama dari layanan TI adalah untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan juga pelanggan.
        2. Proses 
          Berikutnya ada proses dimana proses ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
        3. Berfokus pada nilai
          Fokus pada nilai yang dimaksud disini adalah perusahaan harus memastikan bahwa manajemen layanan TI dapat memberikan nilai baik bagi bisnis maupun bagi pelanggan.
        4. Melakukan pengukuran dan pengelolaan kinerja
          Layanan TI juga harus memastikan bahwa pengelolaan kinerja layanan TI dapat diukur  dan dapat dikelola secara konsisten.
        5. Melakukan kolaborasi antar divisi dan departemen
          Berikutnya manajemen layanan TI harus melakukan kolaborasi antar divisi dan juga departemen, hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan TI telah berjalan dengan baik dan efektif.
        6. Keterlibatan pengguna
          Konsep dasar yang terakhir yaitu keterlibatan  pengguna, dimana manajemen layanan TI harus memberikan kesempatan pada pelanggan untuk memberikan masukan dan umpan balik terhadap layanan yang disediakan. Hal ini wajib dilakukan supaya layanan TI dapat dievaluasi dan diperbaiki supaya lebih baik.

Baca juga: Mengenal ISO/IEC 27032 sistem keamanan siber tujuan dan manfaatnya

Langkah-langkah pengelolaan layanan TI yang efektif

        1. Melakukan penilaian awal
          Dalam tahapan ini perusahaan harus menilai sistem TI yang sudah ada dan mulai menentukan fokus utama dalam melakukan perbaikan. 
        2. Membuat perencanaan penerapan
          Setelah melakukan penilaian awal selanjutnya perusahaan harus mempersiapkan rencana perbaikan sistem TI berdasarkan hasil temuan pada proses penilaian awal.
        3. Implementasi
          Pada tahapan ini perusahaan harus melakukan perbaikan dan juga pengembangan pada sistem TI.
        4. Melakukan pengujian
          Selanjutnya perusahaan akan melakukan serangkaian pengujian, hal ini bertujuan untuk menguji sistem TI yang sudah ada.

Pengelolaan dan implementasi ITIL merupakan proses penting yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sistem TI.

Baca juga: Proses analisa risiko keamanan informasi dan manfaatnya

Kama Konsultan merupakan konsultan sistem manajamen yang siap membantu organisasi dalam menerapkan sistem manajemen layanan TI yang efektif dan efisien dengan dibantu oleh tenaga ahli profesional, kompeten dan berpengalaman di bidangnya.

Kami siap melayani kebutuhan perusahaan Anda

Untuk melaksanakan pendampingan sertifikasi dan konsultasi sesuai dengan ruang lingkup serta standar yang ingin Anda capai. 

Hubungi kami sekarang.

×

Selamat Datang

Klik sekarang untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email ke [email protected]

× Layanan Konsultasi
;