7 Standar ISO yang wajib dimiliki oleh perusahaan

apa itu sertifikasi iso

7 Standar ISO yang wajib dimiliki oleh perusahaan

Pertumbuhan bisnis yang pesat terjadi bersamaan dengan tingginya persaingan bisnis. Hal ini mendorong perusahaan untuk selalu berupaya mempertahankan eksistensinya di pangsa pasar. Salah satu cara untuk memenangkan persaingan tersebut adalah dengan terus meningkatkan kualitas produk, layanan, maupun jasa. Disamping itu, perusahaan juga harus menjaga sistem manajemen keamanan agar dapat terhindar dari risiko serangan siber yang berbahaya dan merugikan. 

Apa itu sertifikasi ISO ? ISO sebagai badan untuk standarisasi internasional telah mengeluarkan sejumlah standar yang dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional bisnisnya. Penerapan standar ISO sendiri dinilai efektif dalam membantu organisasi membangun, mengelola dan meningkatkan sistem manajemen yang sudah ada. Tujuan ISO adalah untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan, mengoptimalkan kinerja karyawan, meningkatkan goodwill perusahaan, dan mencegah pemborosan.

7 Jenis ISO yang wajib dimiliki perusahaan

Tidak semua standar ISO wajib diterapkan sebuah organisasi. Namun, beberapa negara telah mewajibkan penerapan bahkan sertifikasinya bagi sektor tertentu. Di Indonesia sendiri standar ISO tengah mendapatkan perhatian tinggi khususnya ISO 37001 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan ISO 27001 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi. 

Baik penerapan standar maupun sertifikasi ISO bersifat sukarela dan dikembalikan pada kebutuhan dan kebijakan yang berlaku. Meskipun begitu, standar ISO sangat direkomendasikan untuk diterapkan bahkan mendapatkan sertifikatnya dapat menjadi langkah awal kesuksesan perusahaan dalam aktivitas bisnisnya. 

Apa itu sertifikasi ISO? sertifikasi atau standar ISO sendiri mempunyai banyak jenis dengan fokus utama yang berbeda. Berikut adalah 7 standar ISO yang direkomendasikan dan wajib dimiliki oleh perusahaan. 

1.ISO 9001

Standar ini berfokus pada sistem manajemen kualitas produk atau jasa. Dalam ISO 9001 terdapat sejumlah kerangka kerja yang dapat membantu perusahaan membangun, menerapkan, mengelola dan meningkatkan sistem manajemen kualitas pada organisasi. Fokus utama standar ini adalah kepuasan pelanggan, pengendalian proses, peningkatan berkelanjutan, dan manajemen risiko.

Baca juga : Langkah implementasi ISO 9001:2015

2. ISO 14001

ISO 14001 berfokus pada sistem manajemen lingkungan. Standar ini mempunyai kerangka kerja untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari kegiatan yang dilakukan. Tujuannya adalah untuk melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas dan bisnis organisasi.

3. ISO 22000

Standar ini berfokus pada sistem manajemen keamanan pangan. ISO 22000 mempunyai kerangka kerja untuk membantu perusahaan dalam mengelola keamanan pangan mulai dari tahap produksi sampai tahap akhir. Tujuannya adalah memberikan jaminan keamanan konsumen dalam menggunakan produk atau jasa yang dihasilkan organisasi.

Baca juga : Sertifikasi ISO 22000 sebagai jaminan mutu dan keamanan produk makanan

4. ISO 27001

ISO 27001 akan berfokus kepada sistem manajemen keamanan informasi. Standar ini mempunyai kerangka kerja untuk menerapkan, mengelola, dan mempertahankan sistem manajemen keamanan informasi pada organisasi. Tujuannya adalah untuk mengamankan informasi penting yang dimiliki organisasi (mencakup data internal karyawan dan perusahaan, serta klien-kliennya) dari ancaman yang dapat memberikan dampak kerugian finansial dan merusak reputasi bisnis. 

Baca juga : Sistem manajemen keamanan informasi ISO 27000 series

5. ISO 37001

Standar ini berfokus pada sistem manajemen anti penyuapan. ISO 37001  mempunyai kerangka kerja untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan sistem manajemen anti penyuapan yang efektif. Tujuan standar ini adalah menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan terbebas dari risiko penyuapan.

Baca juga : Perusahaan wajib ISO 37001

6. ISO 45001

Standar ISO yang satu ini berfokus kepada sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3). ISO 45001 mempunyai kerangka kerja untuk mengelola risiko K3, mencegah terjadinya cedera, dan meningkatkan kinerja K3. Tujuan standar ini adalah untuk menekan dan menghilangkan risiko terkait kesehatan dan keselamatan para pekerja, sehingga organisasi dapat melakukan efisiensi terhadap biaya dan menghindari kerugian yang timbul akibat kecelakaan kerja.

7. ISO 21001

ISO 21001 sistem manajemen organisasi pendidikan memberikan pedoman untuk mengelola pendidikan yang berstandar internasional. Standar ini memiliki kerangka kerja untuk pengembangan, implementasi, dan peningkatan sistem manajemen pendidikan. SMOP digunakan organisasi pendidikan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi para peserta didik dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Kami siap melayani kebutuhan perusahaan Anda

Untuk melaksanakan pendampingan sertifikasi dan konsultasi sesuai dengan ruang lingkup serta standar yang ingin Anda capai. 

Hubungi kami sekarang.

×

Selamat Datang

Klik sekarang untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email ke [email protected]

× Layanan Konsultasi
;